Target dan Manajemen Pemeliharaan

Inspektor Keselamatan LLAJ Harus Miliki Target dan Manajemen Pemeliharaan

SEBARIN.INFO - Jakarta,  - Inspektor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan diminta memiliki target dan manajemen pemeliharaan sarana dan prasarana keselamatan lalu lintas angkutan jalan (LLAJ).

Direktur Pembinaan Keselamatan Perhubungan Darat Ahmad Yani mencontohkan, di Kementerian PUPR jalan berlubang bisa dibenahi dalam dua hari. "Harusnya jika APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas) kita bermasalah, kita juga bisa punya target kapan harus terselesaikan," ujar Ahmad Yani.

Lebih lanjut Ahmad Yani menjabarkan, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 37 Tahun 2017 tentang Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (KLLAJ), Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan diamanatkan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program KLLAJ meliputi audit, inspeksi, serta pengamatan dan pemantauan bidang KLLAJ.

"Inspeksi bidang sarana dan prasarana LLAJ ada 5 yaitu inspeksi perlengkapan jalan dan fasilitas pendukung untuk jalan yang telah dioperasikan, inspeksi terminal, inspeksi unit pengujian kendaraan bermotor, inspeksi unit pelaksana penimbangan kendaraan bermotor, dan inspeksi perusahaan angkutan umum," jelas Ahmad Yani.

Oleh karena itu pihaknya menyelenggarakan bimbingan teknis bidang inspeksi keselamatan LLAJ. Kegiatan yang diselenggarakan selama sepekan itu memiliki maksud dan tujuan  memberikan pengenalan dan pemahaman tentang ruang lingkup inspeksi KLLAJ, penggunaan teori-teori yg relevan, melakukan simulasi, analisis hasil pengamatan dan simulasi, memberikan usulan perbaikan, serta memberikan pemahaman tata cara dan teknis pelaksanaan inspeksi KLLAJ bagi aparatur pemerintah di pusat maupun daerah.

"Seperti diketahui, kecelakaan bisa terjadi kapan saja, di mana saja, dan melibatkan siapa saja. Oleh sebab itu, tanggung jawab kita ya harus bisa memastikan kendaraan dan sarana prasarana memiliki tingkat keselamatan yang tinggi," tutupnya.(InfoPublik)