Digagalkan, Dua Penyelundupan Narkoba


Digagalkan, Dua Penyelundupan Narkoba di Jalur Tikus Perbatasan Entikong

SEBARIN.INFO - Jakarta, - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea dan Cukai menggagalkan dua kasus penyelundupan narkoba dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur tikus di perbatasan Entikong.

Dari dua kasus yang diungkap, petugas berhasil menyita 28.240 gram shabu dan 21.727 butir ekstasi dengan meringkus empat orang tersangka. "Pengungkapan kasus ini berawal dari adanya informasi masyarakat yang diteruskan dengan analisa dan penyelidikan intelijen, hingga akhirnya diketahui bahwa akan adanya pengiriman narkotika dari Kuching, Malaysia, ke Indonesia melalui perbatasan Entikong, Sanggau, Kalimantan Barat," ujar Kabag Humas BNN Kombes Sulistiandriatmoko dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (6/4).

Kasus pertama yang diungkap yakni di Jalan Raya Sosok Tayan Kab. Sanggau, Kalimantan Barat. "Dua orang pria berinisial Su alias Yo (43) dan An alias Ab (54) diamankan petugas pada saat melintas Kawasan Sosok Tayan tersebut," kata dia.

Dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap mobil yang mereka kendarai, petugas menemukan 7 Kg shabu dan 21.727 butir ekstasi. "Kedua tersangka mengaku menyelundupkan narkotika dari Malaysia melalui perbatasan Entikong atas perintah seorang narapidana berinisial AP yang berada di Rutan Bengkayang," papar Sulis.

Kurang dari satu minggu, petugas kembali menggagalkan transaksi narkotika sebanyak 21,24 Kg shabu yang dilakukan oleh dua orang pria berinsial Am alias R (41) dan SBL (49), di Jalan Raya Ngabang – Pontianak Km. IV Kab. Landak, Kalimantan Barat. Keduanya mengaku diperintah oleh seorang narapidana Lapas Pontianak berinisial DK.

Narkotika tersebut juga diketahui diselundupkan dari Malaysia melalui Entikong. Modus operandi yang digunakan pada dua kasus ini adalah dengan berjalan kaki melewati perbatasan melalui “jalur tikus”. "Setelah berhasil melewati perbatasan, para tersangka kemudian menggunakan kendaraan roda empat untuk membawa narkotika tersebut," ungkapnya.

Ia menjelaskan Entikong memiliki jalur perbatasan darat dengan negara Malaysia khususnya Sarawak sehingga jalur darat sering disebut jalur sutera karena bisa dilewati langsung oleh bus baik dari Indonesia maupun dari Malaysia tanpa harus menyebrangi sungai maupun laut. Sebab itu, jalur ini sangat rawan terhadap upaya-upaya penyelundupan termasuk narkotika.

Pengungkapan kasus ini membuktikan bahwa jalur resmi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) maupun jalur tidak resmi (jalur tikus) di Entikong masih menjadi jalur favorit penyelundupan narkotika dari Malaysia ke Indonesia. Para tersangka diancam dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), Pasal 113 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal pidana mati.(InfoPublik)

0 Response to "Digagalkan, Dua Penyelundupan Narkoba"

Post a Comment