Kasus Penggelapan Kendaraan


Polres Jaksel Tangkap Empat Pelaku Kasus Penggelapan Kendaraan

SEBARIN.INFO - Jakarta,  - Polres Metro Jakarta Selatan berhasil menangkap empat pelaku kasus tindak pidana penggelapan kendaraan. Tersangka diamankan dari tiga lokasi berbeda.

Keempat tersangka yakni AP (pelaku penggelapan), AT, IS dan FZ (penadah) diamankan di Pasar Modern, Serpong Tangsel, Mall Artha Gading Tanjung Priok, Jakut dan di Pulo Gebang, Jaktim.

Saat memberikan keterangan persnya di Jakarta, Selasa (27/3), Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar menjelaskan kronologis kejadian adalah tersangka AP berpura-pura melamar bekerja sebagai supir pribadi korban. Namun baru 3 hari bekerja sebagai supir pribadi, tersangka membawa kabur mobil korban.

Mobil tersebut kemudian dijual kepada pelaku 2 dan 3 dengan harga Rp90.000.000 untuk satu unit Mobil merk Toyota Alphard milik korban NI. Untuk satu unit mobil merk Honda H-RV milik korban ASM tersangka menjualnya dengan harga Rp35.000.000.

"Dari hasil pemeriksaan diperoleh keterangan bahwa tersangka AP sebelumnya sudah pernah melakukan perbuatan serupa tahun 2013 lalu, dengan hasil sebanyak 20 unit mobil dan diungkap oleh Polda Metro Jaya," terang Indra.

Ketika keluar dari LP Cipinang pada Oktober 2017, tersangka kembali melakukan aksi serupa dan berhasil memperoleh dua unit mobil seperti yang disebut di atas. Tersangka sengaja melakukan perbuatan serupa dengan maksud mencari keuntungan dan uang yang diperoleh keempat tersangka digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil merk Toyota Alphard warna hitam tahun 2013 milik korban NI dan satu unit mobil merk Honda H-RV warna putih tahun 2016 milik korban ASM.

Akibat perbuatannya, tersangka AP disangka melanggar Pasal 372 KUHP Ayat (1) Jo Pasal 64 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. Untuk tersangka AT, IS dan FZ disangka melanggar Pasal 480 Jo Pasal 481 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 sampai dengan 7 tahun penjara.(InfoPublik)