Maksimalkan Infrastruktur SKO Ragunan


Menpora Ajak Pemprov DKI Maksimalkan Infrastruktur SKO Ragunan

SEBARIN.INFO - Jakarta,  - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi ingin agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memaksimalkan infrastruktur Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan, Jakarta Selatan.

"Ke depan memang harus dimaksimalkan SKO Ragunan ini termasuk SKO yang lain di semua provinsi di Indonesia, setiap provinsi/kabupaten punya SKO. Kita akan punya lebih banyak lagi, menyiapkan yang seperti Kevin/Marcus lebih banyak lagi meskipun saat ini sudah ada Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) di setiap provinsi," tutur Menpora di SKO Ragunan Jakarta, Selasa (27/3).

Menpora menyampaikan dari sisi infrastruktur SKO Ragunan ini di bawah Pemprov DKI Jakarta, pemerintah sendiri hanya menitipkan 210 atlet dari 16 cabang olahraga seperti bulutangkis, sepakbola, bolavoli, tenis meja dan beberapa cabang olahraga yang lain.

Menurutnya, pemerintah pun tak henti-hentinya mendorong pihak pihak terkait seperti Pemprov DKI dan Mendikbud atas kerja sama ini. "Kami di sini hanya menitipkan 210 anak atlet yang kita cukupi kebutuhannya seperti makan, uang saku, dan kepelatihan. Selebihnya kita bekerja sama dengan Pemprov DKI. Terima kasih juga kepada Mendikbud karena sekarang sudah lahir 7 SKO dari target 34 SKO di tahun depan di semua provinsi," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, SKO Ragunan banyak menyuplai atlet atlet untuk PON dan beberapa event nasional lainnya. Motivasi dan pengawalan yang ketat dari pelatih dan guru di SKO ini sudah bagus, tinggal perbaikan infrastruktur yang perlu lebih diperhatikan setidaknya banyak daerah yang memanggil mereka kembali untuk memperkuat daerahnya.

"Saya berharap betul Pak Gubernur DKI Jakarta memberikan kelonggaran dananya untuk memperbaiki sebagian fasilitas ini, nanti kita akan kerja sama mungkin alatnya dari Kemenpora bangunannya dari DKI," tegasnya.

Optimisme juga datang dari Asdep Pembinaan Sentra dan Sekolah Khusus Olahraga Teguh Raharjo, menurutnya atlet alumni SKO Ragunan menyumbangkan 40 persen medali untuk SEA Games.

"Dari 210 atlet saja sudah bisa menyumbangkan 40 persen medali untuk SEA Games dan 60 persen PON. Kalau di sini bisa menampung 1.000 atlet sudah pasti bisa bicara di level Asia dan olimpiade," ungkapnya.

Konsep seperti Hambalang lanjutnya, adalah yang dibutuhkan oleh masyarakat olahraga di Indonesia yang berjenjang dari SMP, SMA hingga Akademi. Hal ini menjadi pekerjaan rumah pemerintah agar pembinaan olahraga berjenjang salah satu terobosannya adalah PPLM agar ada pembinaan jangka panjangnya menuju atlet elite.

"Kami harap semua pihak punya komitmen tinggi agar pembinaan olahraga menjadi hal penting karena menyangkut harga diri bangsa," pungkasnya.(InfoPublik)

0 Response to "Maksimalkan Infrastruktur SKO Ragunan"

Post a Comment