Swasembada Bawang Putih


Perbenihan Dukung Pencapaian Swasembada Bawang Putih

SEBARIN.INFO - Jakarta,  - Kementerian Pertanian (Kementan) mencanangkan swasembada bawang putih pada 2019, dan menjadikan bawang putih sebagai salah satu komoditas strategis nasional. Untuk mencapai target tersebut, diperlukan luas lahan dan kesiapan pendukung dari komponen perbenihan.

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) yang merupakan unit eselon 1 di bawah Kementerian Pertanian, mendapat mandat untuk mendukung dan menyediakan benih bawang putih mendukung perluasan areal tanam bawang putih.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jateng sebagai ujung tombak Balitbangtan dalam melaksanakan mandat tersebut, mulai 2017 telah melakukan kegiatan perbenihan bawang putih yang difokuskan di sentra pengembangan bawang putih di Jateng salah satunya yaitu di Kabupaten Temanggung seluas 20 hektar, yang ditempatkan di tiga Desa antara lain Desa Glapansari Kecamatan Parakan, Desa Petarangan serta Desa Kruisan Kecamatan Kledung.

Dari kegiatan perbenihan di Kabupaten Temanggung ini diharapkan, dengan produksi calon benih rata-rata di atas 4 ton per hektare, akan dihasilkan minimal sekitar 80 ton benih bawang putih.

"Kemudian benih akan didistribusikan ke sentra bawang putih di Jateng yaitu Kabupaten Magelang, Karanganyar, Tegal, Pemalang, Batang dan beberapa kabupaten lain yang terindikasi memiliki daerah pegunungan dengan kondisi agroekosistem yang relatif sama," ungkap Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Muhamad Syakir keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (24/3).

Terkait program pemerintah dalam menuju swasembada bawang putih, Lebih lanjut Syakir mengatakan, sejak mulai dari kegiatan perbenihan ini, terlihat respon dan antusias yang tinggi dari komunitas petani yang dulu pernah mengembangkan bawang putih menjadi kembali bersemangat untuk mengembangkan bawang putih, karena mereka mengenang masa kejayaan bawang putih di wilayah Kab. Temanggung.

Syakir menambahkan, harga bawang putih yang kompetitif dan ketersediaan benih oleh kelompok tani sendiri yang sudah tersertifikasi, mendorong para petani saling berlomba untuk kembali mencoba mengembangkan bawang putih untuk meningkatkan ekonomi wilayah dan mendukung cita-cita pemerintah yang akan memandirikan bawang putih nasional.

Dalam kegiatan perbenihan ini tidak hanya terkait dengan produksi benih semata, akan tetapi juga menawarkan dan mensosialisasikan konsep pengembangan perbenihan bawang putih yang ramah lingkungan, di antaranya dengan mempraktikkan penggunaan agensi hayati untuk pengendalian hama penyakit tanaman.(InfoPublik)

0 Response to "Swasembada Bawang Putih"

Post a Comment