Talk Show Inovasi Teknologi


BPPT Gelar Talk Show Inovasi Teknologi Untuk Kemandirian Benih Nasional

SEBARIN.INFO - Jakarta,  - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menggelar acara Talks Show Inovasi Teknologi untuk kemandirian benih Nasional yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (5/4).

Menurut BPPT Kedaulatan pangan di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain ketersediaan benih, teknik budi daya, komersialisasi produk dan kebijakan pemerintah.

“Benih unggul dengan budi daya yang tepat dapat menjamin produktivitas yang tinggi dan berkualitas,” kata Perekayasa dari Balai Bioteknologi, BPPT Ahmad Riyadi pada acara Talk Show Inovasi Teknologi tersebut.

Disebutkan, ketersediaan benih harus didukung oleh kualitas benih yang perlu terus ditingkatkan seiring dengan perubahan iklim. Selain itu, penerapan kebijakan pemerintah terkait pengendalian benih palsu dan ilegal juga diharapkan dapat meningkatkan produksi benih, dan mengurangi permasalahan yang ada di tingkat hulu.

Di bagian hilir penanganan pasca panen, pemasaran produk lokal dan pengelolaan pasca panen, pengelolaan bahan pangan merupakan hal-hal yang perlu diperhatikan. Pendekatan melalui inovasi teknologi dan kebijakan yang menciptakan iklim yang kondusif diharapkan dapat mempercepat Indonesia mencapai kedaulatan pangan.

“Oleh karena itu, BPPT pada 5 April 2018 mengadakan acara Talk Show Inovasi Teknologi untuk kemandiain benih Nasional,” terangnya.

Dalam acara tersebut akan dipaparkan Inovasi Teknologi Penyediaan Benih Nasional oleh Kepala Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian, Seed Center sebagai Model Menuju Kemandirian Perbenihan Nasional oleh Seed Center IPB.

Selain itu Inovasi Teknologi untuk Mendukung Ketersediaan Benih Nasional: Teknologi Ex-Vitro sebagai model oleh Kepala Balai Bioteknologi BPPT, dan Teknologi Produksi dan Komersialisasi Benih oleh Managing Director PT. East West Seed Indonesia.

Kemudian seminar nasional inovasi teknologi untuk Kemandirian pangan, paparan mengenai Kebijakan pemerintah untuk mempercepat kemandirian pangan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan, serta hasil-hasl inovasi Teknologi BPPT yang meliputi perbaikan gizi dan kesehatan masyarakat, komersialisasi pangan lokal, perbaikan mutu dan perbanyakan kelapa sawit, bio organik untuk peningkatan kualitas tanaman padi, serta pegembangan smart farming untuk mendukung peningkatan teknologi produksi pertanian akan menjadi materi diskusi yang penting untuk mendapatkan rumusan strategis terkait upaya menuju kemandirian pangan.(InfoPublik)