Upaya Mencegah Stunting


Upaya Mencegah Stunting Belum Jadi Perhatian Masyarakat

SEBARIN.INFO - Jakarta,  - Permasalahan stunting (anak dengan tubuh pendek), hingga saat ini masih belum menjadi permasalahan yang diperhatikan masyarakat. Padahal merupakan ancaman bagi masa depan anak-anak Indonesia.

"Masalah stunting ini bila dibiarkan akan menjadi beban sekaligus ancaman bagi kemajuan bangsa. Pola makan dan pola asuh merupakan hal yang sangat penting dalam menuntaskan masalah stunting," kata Menteri Kesehatan Nila F Moeloek saat pembukaan rapat kerja kesehatan daerah (Rakerkesda) di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, seperti yang dikutip dalam rilis Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kamis (5/4).

Data Kemenkes mencatat sebanyak tiga dari 10 anak Indonesia bertubuh pendek. Sementara secara khusus di Kalimantan Selatan, sebanyak empat dari 10 anak menderita stunting. Permasalah stunting ini mengancam anak-anak kita selaku aset bangsa.

"Stunting ini bukan hanya masalah tubuhnya saja yang pendek, tapi juga secara kognitif (kecerdasannya tidak optimal)," katanya.

Menurutnya, masalah stunting tidak bisa hanya diintervensi ibu hamil saja, tapi juga perlu dipahami oleh anak remaja juga. Karena merekalah cikal bakal keluarga Indonesia dan agar mereka tahu bagaimana merencanakan keluarga ke depannya.

Selain itu, perlu mengetahui siklus kehidupan yang berkelanjutan, serta memperhatikan masa-masa emas pertumbuhan yakni 1000 hari pertama kehidupan (HPK).

"Remaja putri suatu saat nanti akan mengandung dan menjadi ibu. Sehingga harus memahami bahwa kehamilannya benar-benar ia inginkan. Kalau diinginkan pasti akan diberi nutrisi yang baik dan diberi stimulasi agar janin di dalam kandungan berkembang optimal, dan saat lahir diberikan air susu ibu (ASI) secara eksklusif,” kata Menkes Nila.(InfoPublik)

0 Response to "Upaya Mencegah Stunting"

Post a Comment