Bulog Jamin Kebutuhan Beras Selama Ramadan Hingga Lebaran


SEBARIN.INFO - Jakarta,- Perum Bulog memastikan tersedianya stok cadangan beras 1,3 juta ton per Mei 2018, dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan penugasan Bulog dalam operasi stabilisasi pangan dan pemberian beras sejahtera (Rastra) selama lima bulan ke depan.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Karyawan Gunarso mengatakan saat ini jumlah stok beras Bulog, baik yang berasal dari penyerapan petani dan impor jumlahnya mencapai 1,3 juta ton. "Secara total kita punya 1,3 juta ton lebih. Dengan jumlah stok sekian ini lebih dari cukup untuk memenuhi saat bulan Ramadan maupun saat Lebaran. Kami juga melakukan intervensi pasar menekankan harga pasar di bawah HET menggabungkan strategi penugasan dan komersial," ujarnya, Kamis (24/5).

Bulog juga memastikan akan mengefektifkan peran 26 Divre, 130 Subdivre, 1.555 gudang Bulog, 82 titik pasar pencatatan Badan Pusat Statistik (BPS), dan 40 ribu outlet Rumah Pangan Kita (RPK).

Karyawan Gunarso menyebutkan selain beras, jumlah komoditas lainnya yang dimiliki Bulog masih mencukupi yakni gula sebesar 180 ribu ton, daging kerbau 4.300 ton, dan minyak goreng 5,3 juta liter.

"Setelah strategi membangun brand image, berjudul brand Kita dengan kemasan 5-20 kg kita. Kami membuat beras kemasan rencengan sesuai preferensi konsumen yang isinya 200 gram cukup untuk 4-5 piring dalam waktu dekat. Harapannya agar setiap orang dengan pendapatan terbatas bisa membeli dengan harga terjangkau," tambahnya

Selain itu, beras impor sebesar 500 ribu ton broken 5 persen dan 15 persen penugasan yang didatangkan dari Vietnam, Thailand, India, Pakistan disebutkannya sudah hampir seluruhnya masuk ke Indonesia dan segera didistribusikan merata ke gudang Bulog di daerah.

"Sisanya tinggal puluhan ribu ton atau tepatnya sekitar 12 ribu ton yang sudah masuk. Untuk wacana impor kembali kita sebagai operator hanya menjalankan tugas dari regulator dari kementerian terkait," lanjut Karyawan.

Dalam stabilisasi harga, Bulog melakukan penggelontoran atau distribusi door to door kepada konsumen, Sinergitas BUMN dengan agen downline agar beras sampai kepada masyarakat, dan bekerja sama dengan Kepolisian dan TNI sebagai salah satu outlet penjual beras kita.

Beras CBP yang digelontorkan Bulog ke konsumen dengan harga Rp8.950 per kilogram, atau di bawah HET 9.850 di wilayah I. Dari total 1,3 juta ton, serapan dari petani lokal sebanyak 750 ribu ton, sedangkan sisanya berasal dari impor.

Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN Wahyu Kuncoro mengatakan, pemerintah melalui Kementerian BUMN menyambut baik langkah Perum BULOG yang berhasil memastikan bahwa stok beras tetap aman selama periode Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 1439 mendatang.

"Kami mengapresiasi upaya BULOG dan terus memantau agar Stok beras aman selama Ramadan dan Lebaran 2018. Demikian juga dengan kestabilan harga. Kami terus mendorong agar BULOG dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan dapat melayani kebutuhan masyarakat sampai ke pelosok," katanya. ( InfoPublik )