Curhat Sumo Midi, Pengrajin Akar Kayu Jati, Pada Sandi Uno: Ingin Ada Display di Rest Area Jalan Tol


SEBARIN.INFO, Ngawi — Sumo Midi, pengrajin kayu jati di Sentra Kerajinan Akar Kayu Jati, Desa Banjarejo, curhat pada Sandiaga Salahuddin Uno soal pembangunan jalan tol yang membuat para pengrajin akar dan kayu jati turun omsetnya, karena berkurang mobil pribadi yang biasa mampir ke tempat mereka berjualan.

“Kami rugi besar sejak ada jalan tol pak. Biasanya para pengendara melewati jalan tempat show room kami di pinggir jalan. Tapi sekarang terasa dampaknya. Biasanya liburan panjang kami panen, maksudnya banyak pembeli, namun setelah ada jalan tol turun banyak,” kata Sumo Midi pada Sandi di acara berdialog dengan para pengrajin akar kayu jati dan perwakilan warga Desa Banjarejo dan Bangunrejo Kidul, Ngawi, Jawa Timur, (Selasa 5/2/2019).

Menurut Sumo, dia sudah berusaha untuk menghubungi rest area di sekitar jalan tol agar bisa memberikan tempat untuk para pengrajin membuka display di tempat  peristirahatan para pengemudi di jalan tol. “Tapi sampai sekarang, tidak ada yang menjawab permintaan kami. Semoga jika bapak jadi wakil presiden mendampingi Pak Prabowo, masalah ini teratasi pak,” harap Sumo.

Calon wakil presiden nomor urut 02 ini mengaku punya pengalaman yang sama ketika membangun jalan tol Cipali. Para UMKM di jalan biasa, setelah jalan tol rampung, julannya sepi dan omset pedagang menurun.

“Kami ajak para UMKM itu untuk masuk ke rest area. Infrastruktur itu harus menguntungkan rakyat, bukan sebaliknya membuat rugi para pengusaha kecil dan menengah. Justru seharusnya kian membuat rakyat untung para pedagang setelah diberikan tempat rest area, jualannya meningkat,” terang Sandi.

Sandi menyatakan, fokus utama Prabowo -Sandi adalah ekonomi. Ekonomi yang fokus pada penciptaan dan penyediaan lapangan kerja, juga harga-harga yang stabil serta terjangkau.

“Jadi Pak Sumo, Inshaa Allah jika kami diberi amanat melayani masyarakat Indonesia, kami akan ajak UMKM untuk ikut dalam menggerakkan ekonomi masyrakat, dan pengrajin akat kayu jati kami berikan tempat display di rest area,” ucap Sandi.

Sumber