Apa yang anda ketahui tentang cultural lag dan cultural shock?

1. Culture shock​ Culture shock atau guncangan budaya merupakan ketidaksesuaian unsur-unsur yang saling berbeda sehingga menghasilkan suatu pola yang tidak berfungsi secara serasi bagi masyarakat. Masyarakat yang belum siap menerima perubahan-perubahan yang terjadi maka, masyarakat tersebut mengalami culture shock. Culture shock ini dapat mengakibatkan masyarakat akan tertinggal dan frustasi apabila masyarakat tidak dapat segera menyesuaikan perubahan yang terjadi. Ada empat tanda culture shock, yaitu:
Terus-menerus memiliki pikiran negative dan membanding-membandingkan.Mulai frustasi, gampang marah dengan pola pergaulan.Merasa terasingkan dengan keadaan sekitar.Mulai kehilangan identitas diri dan ciri pribadi.Contoh dari culture shock adalah pola pergaulan yang konsumtif atau hedonism (memuja kemewahan) budaya asing sudah menjadi pola pergaulan remaja saat ini. Apabila remaja tidak siap dan tidak dapat menyesuaikan maka akan menimbulkan perilaku tertutup atau perilaku menyimpang.

2. Culture lag​Culture lag atau ketimpangan buday merupakan kondisi yang terjadi dimana unsur-unsur kebudayaan tidak berkembang bersamaan, salah satu kebudayaan berkembang dan kebudayaan lainnya tertinggal. Adapun beberapa factor penyebab culture lag:
Kurangnya kemampuan daya berpikir diri dengan perkembangan sosial.Hambatan-hambatan terhadap perkembangan umum.Heterogenitas masyarakat, adanya kesiapan beberapa golongan menerima perubahan namun golongan lain belum siap.Kurangnya kontak dengan material masyarakat.Contoh dari culture lag adalah penggunaan computer. Masyarakat yang belum siap dengan adanya computer maka akan tertinggal.


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url
Advertisement here
Advertisement here
Advertisement here
Advertisement here