Advertisement here

Jelaskan tentang Pertempuran Lima Hari di Semarang!

Pertempuran Lima Hari di Semarang merupakan salah satu dari
serangkaian pertempuran maupun perlawanan rakyat Indonesia dalam mempertahankan
status kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pertempuran yang terjadi
pada 15 Oktober 1945 dan berakhir pada 20 Oktober 1945 ini terjadi antara warga
Semarang melawan tentara Jepang. Pertempuran ini disebut sebagai Perlawanan
Lima Hari di Semarang karena lamanya pertempuran selama lima hari.



Pertempuran Lima Hari di Semarang ini terjadi ketika amarah
para pemuda tersulut oleh kabar tewasnya dr. Kariadi oleh tentara Jepang dimana
dr. Kariadi pada waktu itu tengah melakukan perjalanan ke Reservoir Siranda
guna memastikan berita bahwa Jepang telah meracuni sumber air tersebut.



Pertempuran ini makin memanas ketika pada tanggal 17 Oktober
1945, tentara Jepang mengumumkan genjatan senjata, namun diam-diam juga
melaksanakan serangan ke berbagai kampung. Pada tanggal 19 Oktober 1945,
pertempuran sengit dan intens terus terjadi di seluruh penjuru kota Semarang.
Pertempuran yang berlangsung Hingga lima hari ini memakan korban sebanyak 2.000
jiwa warga Semarang dan sebanyak 850 tentara Jepang.



Adapun guna memperingati juga mengenang semangat perjuangan
para pemuda dan para pejuang kota Semarang lainnya maka dibangun sebuah Monumen
bernama Tugu Muda. Monumen Tugu Muda ini dibangun pada tanggal 10 November 1950
dan diresmikan oleh Presiden RI Ir. Sukarno pada tanggal 20 Mei 1953

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url
Advertisement here
Advertisement here
Advertisement here
Advertisement here