BSSN Bentuk Gov-CSIRT, Tim Siber Sektor Pemerintah


SEBARIN.INFO, Jakarta, - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menggelar Focus Group Discussion (FGD) penyelenggaraan Penanggulangan dan Pemulihan Insiden Siber Sektor Pemerintah pada 9-11 Juli 2019 di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta.

Kepala BSSN dalam paparannya menyatakan bahwa, kegiatan FGD dan Gov-CSIRT Indonesia, merupakan salah satu langkah BSSN dalam mewujudkan amanat Presiden Joko Widodo untuk menjadikan BSSN sebagai Badan Siber Kelas Dunia.

“Dalam membangun sistem keamanan informasi nasional, BSSN mengajak semua stakeholder baik sektor pemerintah, swasta serta akademisi untuk berpartisipasi aktif, berkolaborasi dan bersinergi untuk mewujudkan keamanan siber di Indonesia,” ujarnya.

FGD yang mengusung tema Kolaborasi Instansi Pemerintah Dalam Menghadapi Tantangan Keamanan Siber Nasional ini, sekaligus menjadi forum pembentukan tim siber yaitu Government Cyber Security Insiden Response Team (Gov-CSIRT).

Gov-CSIRT yang merupakan tim yang akan merespon insiden siber pada sektor pemerintahan dan ditangani oleh Deputi Bidang Penanggulangan dan Pemulihan BSSN.

Sekretaris Utama BSSN Syahrul Mubarak mengatakan, Gov-CSIRT beranggotakan seluruh staf BSSN yang diketuai oleh Direktur Penanggulangan dan Pemulihan Pemerintah, Deputi Bidang Penanggulangan dan Pemulihan BSSN.

"Koordinasi insiden, adalah koordinasi dengan konstituen untuk menentukan kemungkinan penyebab insiden. Kemudian Gov-CSIRT akan memberi rekomendasi penanggulangan berdasarkan panduan atau SOP kepada konstituen,” jelas Syahrul.

Dalam pembentukannya, Gov-CSIRT mengemban misi membangun, mengoordinasikan, mengolaborasikan dan mengoperasionalkan sistem mitigasi, manajemen krisis, penanggulangan dan pemulihan terhadap insiden keamanan siber pada sektor pemerintah.

Selanjutnya adalah dalam rangka pembangunan kerja sama dalam rangka penanggulangan dan pemulihan insiden keamanan siber, membangun kapasitas sumber daya penanggulangan, pemulihan insiden serta mendorong pembentukan Computer Security Incident Response Team (CSIRT) pada sektor pemerintah.

Dikatakan bahwa selain layanan tersebut, Gov-CSIRT juga disertai dengan aktivitas proaktif dalam bentuk cyber security drill test, workshop atau bimbingan teknis serta asistensi pembentukan CSIRT sektor  pemerintah.

FGD Penyelenggaraan Penanggulangan dan Pemulihan Insiden Siber Sektor Pemerintah digelar untuk menyosialisasikan layanan dan informasi serta menyamakan pandangan terkait penyelenggaraan penanggulangan dan pemulihan insiden di lingkungan instansi pemerintah.

Pada kesempatan tersebut berbagai isu strategis terkait pengelolaan keamanan siber dibahas oleh Deputi Bidang Identifikasi dan Deteksi, Deputi Bidang Penanggulangan dan Pemulihan, dan Deputi Bidang Pemantauan dan Pengendalian BSSN.

Selanjutnya juga digelar diskusi panel yang menghadirkan Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana KemenPAN-RB, Rini Widyantini, pakar keamanan siber, Hoga Saragih dan Eko Indrajit yang mengulas seluk beluk kebijakan, pengelolaan, pengamanan serta dampak SPBE terhadap perekonomian nasional. (WPH/MMC Diskominfo/InfoPublik.id)