Dipastikan 4 Tempat di Final 400 Meter



SEBARIN.INFO, Semarang, - Timnas Atletik putra dan putri Indonesia dipastikan melaju ke babak final nomor 400 meter ASEAN Schools Games 2019 yang digelar di Lintasan Stadion Tri Lomba Juang pada Jumat (19/7) pagi.

Di putri, dua nama yakni Nela Agustin dan Jumratun. Nela yang turun di seri pertama nomor 400 meter putri, finis di urutan kedua, dengan catatan waktu 58,35 detik. Ia berada di belakang atlet Thailand Wanarak Arisa Weru yang menorehkan waktu 57,56 detik. Sedangkan urutan ketiga ditempati altel Filipina Benjoy Bernalyn.

Sedangkan di seri kedua nomor yang sama, Jumratun menempati urutan ketiga dengan torehan waktu 60, 70 detik. Dia tertinggal di belakang altel Thailand dan Filipina. Dengan demikian, Nela Agustin dan Jumratun kembali akan bertanding untuk babak final yang langsung digelar sore ini. 

Mengikuti jejak srikandi muda Indonesia yang lebih dulu memastikan diri di final, dua atlet nomor 400 meter putra Indonesia juga memastikan diri ke babak final. Dewa Radika Sya dan Hangga Satrio Pamungkas lolos di babak penyisihan. Dewa Radika Syah lolos ke final setelah di babak seri kedua penyisihan menempati urutan kedua dengan catatan waktu 49,40 detik. Ia terpaut kurang satu detik dari Loganes Al asal Malaysia. 

Sedangkan Hangga Satrio memastikan ke babak final setelah memasuki garis finish di urutan ketiga di bawah Alhryan E Labita dari Filipina dan Supakit Janmao dari Thailand. Secara keseluruhan, enam atlet memastikan diri di lintasan final yang akan berlangsung sore nanti. Mereka adalah, Loganes (Malaysia), Alhryan E Labita (Filipina), Supakit Janmao (Thailand), Dewa Radika (indonesia), Hangga Strio (Indonesia), Sawanglok Surasit (Thailand). 

Penyisihan seri kedua, Ardianto masuk finish pertama dengan waktu 14.10 detik. Ia terpaut 00,05 detik dari M Hilmi Zakuwan dari Malaysia. Sedangkan posisi ketiga diisi Pannathon Suedi asal Thailand. Babak final yang akan digelar sore nanti akan diikuti Ardian Yulianto (Ina), Tongpech Sutipong (Tha), M Hilmi Zakuwan (Mal), Rosli bin M Aftar (Mal), Pannathon Suedi (Tha), dan TU Chau Anh (Vie). (InfoPublik.id)