Gala Siswa Indonesia 2019 Tingkat SMP



SEBARIN.INFO, Jakarta, – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali menggelar Gala Siswa Indonesia (GSI) 2019. Kegiatan ini, diperuntukan untuk seleksi calon-calon pesepabola yang handal dari kalangan para siswa,  dan mendapat tanggapan positif dari daerah. Hal ini, dibuktikan dengan bertambahnya kabupaten/kota yang mengikuti GSI, sehingga menjadi 276 kabupaten/kota.

“Ada penambahan 9 daerah yang berpartisipasi dalam program GSI, tahun lalu tercatat 267,  berarti ini respon yang cukup  baik, ada totalnya ada 276  kabupaten/kota yang ikut,” kata Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Supriano di sela-sela Rapat Koordinasi  GSI Tingkat SMP di Jakarta, Selasa (23/7).

Menurutnya, GSI ini menjadi program yang ditunggu-tunggu baik oleh siswa, sekolah maupun daerah, karena melalui GSI  ini, anak-anak dengan bakat bidang sepakbola mendapatkan wadah yang tepat untuk menunjukkan bakatnya.

Selain prosedur yang transparan dan professional telah digunakan oleh organisasi PSSI untuk mencari bibit-bibit pesepakbola. Inilah yang nantinya akan digodok untuk menjadi pemain nasional yang tangguh.

“Kita (Kemendikbud) tugasnya menyelenggarakan dan membangun sistem pertandingan, mulai dari kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, nasional, dan bahkan mereka di kirim ke tingkat internasional,” paparnya.

Disebutkan, pada pelaksanaan GSI tahun 2018  lalu. Ada beberapa pemain sepakbola hasil seleksi GSI yang kemudian diincar oleh klub-klub  sepakbola, karena mereka tidak perlu repot-repot menyeleksi atau mencari sendiri calon-calon pemainnya.

Awal dari GSI ini, bermula dari keinginan pemerintah untuk mencari pemain berbakat dibidang sepakbola. Seleksi pemain ini, ditujukan kepada siswa-siswa SMP dengan harapan bisa dibina sejak dini.

Menurut Supriano, sebagai wahana pengembangan Penguatan Pendidikan Karakter, kegiatan olahraga ini  secara tidak langsung mengajarkan kepada siswa mengenai disiplin, kerjasama,  percaya diri, gotong royong dan nasionalisme.

GSI 2019 dilaksanakan sejak Februai hingga Oktber 2019. Kompetisi ini dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat Kecamatan (1 Februari – 31 Maret). Kabupaten/Kota (1 April-30 Juli), Provinsi (1-25 Agustus)  dan Tingkat Nasional (30 September-13 Oktober).

GSI ini bertujuan; meningkatkan persatuan dan kesatuan antara siswa seluruh Indonesia. Mengembangkan bakat dan minat siswa dalam cabang olahraga sepakbola, melatih sportivitas dan tanggung jawab.

Termasuk juga, untuk menciptakan kondisi kompetitif secara sehat, meningkatkan kesehatan jasmani, meningkatkan kecakapan kolaborasi dan kooperatif, serta meningkatkan kecintaan dan apresiasi terhadap cabang olahraga sepakbola. (InfoPublik.id)