Kementerian PUPR Tengah Selesaikan Dua Bendungan di Sulut



SEBARIN.INFO, Jakarta, - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan di Kabupaten Minahasa Utara dan Bendungan Lolak di Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

"Saat ini dari 7,3 juta hektar lahan irigasi, hanya 11% yang mendapatkan jaminan air dari bendungan. Dengan selesainya 65 bendungan nanti diharapkan bisa meningkat menjadi 19-20 persen”, kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melalui siaran pers yang diterima InfoPublik, Senin (8/7).

Hal ini upaya dalam meningkatkan jumlah tampungan air di Indonesia melalui pembangunanan bendungan, embung, revitalisasi danau guna mendukung program ketahanan pangan dan air nasional.

Bendungan Kuwil Kawangkoan memiliki kapasitas tampung 23,37 juta m3 dan luas genangan 139 Ha dibangun sejak 2016 dengan biaya Rp1,46 triliun. Saat ini progresnya telah mencapai 46 persen dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2020.

Bendungan ini bermanfaat bagi pengendalian banjir Kota Manado dan sekitarnya untuk debit banjir 470 m /detik, dimana Kota Manado pernah mengalami banjir bandang pada tahun 2014. Kemudian penyediaan air baku untuk Kota Manado, Kecamatan Kalawat, Kota Bitung dan KEK Bitung sebesar 4,5 m /detik, PLTM dengan kapasitas 2 x 0,70 MW serta pengembangan pariwisata.

Kementerian PUPR menganggarkan Rp52,5 miliar untuk membangun pengendalian banjir pada empat Sungai di Kota Manado. Pengerjaannya dibagi tiga paket, yakni paket persiapan yang meliputi desain dikerjakan tahun 2019 dengan biaya Rp 2 miliar, paket dokumen lingkungan Rp 500 juta dan paket fisik Rp 50 miliar pada tahun 2020.

Sementara Bendungan Lolak dengan kapasitas tampung 16,10 juta m3 dan luas genangan 97,46 Ha yang berguna untuk sumber air daerah irigasi seluas 2.214 Ha, penyediaan air baku 500 liter per detik dan pembangkit tenaga listrik sebesar 3,3 MW. Pembangunannya telah dimulai pada tahun 2016 dengan biaya sebesar Rp1,71 triliun.

"Kontsruksi Bendungan Lolak ditargetkan rampung tahun 2021," pungkasnya.(InfoPublik.id)