Mendagri Belum Evaluasi Perpanjangan SKT FPI



SEBARIN.INFO, Jakarta,-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, mengatakan pihaknya belum mengevaluasi perpanjangan surat keterangan terdaftar (SKT), yang diajukan oleh rganisasi kemasyarakatan (Ormas) Front Pembela Islam (FPI).

"Belum dievaluasi karena belum melengkapi seluruh persyaratan administratif ," kata Mendagri, di Jakarta, Rabu (10/7).

Menurut Mendagri, berdasar laporan yang diterimanya, FPI baru menyertakan 10 syarat. 

"Laporan Dirjen kami, dari 20 persyaratan baru sepuluh yang dipenuhi persyaratannya," tegasnya.

Izin FPI  telah berakhir sejak tanggal 20 Juni 2019 lalu.

Sebelumnya, Mendagri menyatakan syarat yang belum dilengkapi di antaranya yakni Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), dan susunan kepengurusan yang belum ditandatangani.

“Misalnya anggaran dasar/anggaran rumah tangga kok enggak diteken? Terus susunan kepengurusannya enggak ada tanda tangannya. Kalau saya batalkan kan melanggar. Ini belum diteken, kok sudah diterima? Saya enggak mau ada jebakan-jebakan. Saya mau clear and clean. Semua ormas sama," tambahnya.(InfoPublik.id)