Pengawasan, Penindakan, dan Pencatatan Kendaraan Barang Makin Dioptimalkan



SEBARIN.INFO, Jakarta, - Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Muara Tembesi, Jambi pada Sabtu (20/7) diresmikan.

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi usai meresmikan mengungkapkan harapannya agar UPPKB ini dapat mengoptimalkan fungsi dan tujuan dalam melakukan pengawasan, penindakan, serta pencatatan kendaraan barang untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan menjaga kondisi infrastruktur jalan dari muatan yang berlebih.

"Sebagai perwujudan peningkatan kualitas pelayanan dan infrastruktur transportasi jalan, Kemenhub sedang melakukan rehabilitasi UPPKB di seluruh Indonesia secara bertahap, termasuk pada UPPKB Muara Tembesi ini," kata Dirjen Budi, Sabtu (20/7).

Seluruh konsep perbaikan dan peningkatan fasilitas UPPKB kata Dirjen Budi, dibuat lebih transparan, bersih dan rapi, terang benderang, informatif, serta selamat dan aman dilaksanakan.

Dalam pengelolaan UPPKB Muara Tembesi, Dirjen Budi juga berupaya mendorong peran serta Pemerintah Daerah, dan dibuka peluang kerja sama dengan pihak Swasta, BUMN, dan BUMD dalam mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas, sehingga menumbuhkan dampak positif bagi peningkatan perekonomian di wilayah sekitarnya.

"Saya harap agar selalu bersemangat dalam melaksanakan pengelolaan UPPKB dan dapat mengendalikan diri untuk bekerja dalam koridor yang telah diatur dalam Standar Operasional Prosedur (SOP), sehingga dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat," ujar Dirjen Budi.

Tak lupa Dirjen Budi mengajak Pengurus Organda dan Asosiasi angkutan barang untuk berperan aktif dalam mematuhi aturan dan regulasi penyelenggaraan angkutan barang yang berlaku, serta dapat memberikan masukan yang membangun dalam penyelenggaraan angkutan barang dan ke depan yang lebih baik.

"Saya minta Korsatpel dan para petugas UPPKB agar selalu disiplin dalam melaksanakan tugas, serta No Pungli!," kata Dirjen Budi.

Pihaknya berterimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Daerah dalam hal ini Gubernur Jambi, Bupati Batanghari, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan dalam proses pembangunan UPPKB Muara Tembesi agar tercipta penyelenggaraan UPPKB yang aman, nyaman, bersih, tertib, dan berkeselamatan, serta menghapuskan Over Dimension Over Loading (ODOL).

Kepala Balai Transportasi Darat (BPTD) wilayah Jambi Ardono menambahkan, kegiatan angkutan barang yang melintas di UPPKB Muara Tembesi didominasi oleh angkutan barang tambang (batu bara), dari pusat tambang di daerah Kabupaten Sarolangun, dan sekitarnya ke Pelabuhan Talang Duku Jambi dengan jarak ± 170 km, serta Kabupaten Tebo ke Pelabuhan Talang Duku Jambi dengan jarak ± 165 km.

"Jumlah lalu lintas harian angkutan batu bara yang melintas UPPKB Muara Tembesi diperkirakan mencapai ± 2.000 kendaraan/hari," ujarnya.

Pengawasan kegiatan angkutan barang di UPPKB Muara Tembesi bukan merupakan tumpuan solusi atas permasalahan angkutan batu bara tersebut, dibutuhkan penanganganan yang komprehensif dengan melibatkan semua unsur terkait. (InfoPublik.id)