Penghargaan Manajemen Informasi Arus Mudik, Memacu Layanan Publik



SEBARIN.INFO, Jakarta, - Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Luthfiel Annam Achmad menilai, penghargaan Manajemen Informasi Arus Mudik 2019 kategori Informatif dan Inovatif yang diberikan kepada lembaganya akan memacu aparatur sipil negara (ASN) meningkatkan pelayanan publiknya.

"Penghargaan yang kedua kalinya diterima oleh Kementerian PUPR ini akan lebih memacu kinerja dalam memberikan pelayanan publik yang optimal," ujar Annam Achmad melalui siaran pers yang diterima InfoPublik, Sabtu (20/7).

Menurut dia, seiring perkembangan jaman yang semakin modern menuntut para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan instansinya harus beradaptasi dengan teknologi yang ada. Sehingga pelayanan publik yang diberikan dapat sesuai dengan harapan masyarakat saat ini.

Apalagi dengan dukungan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) semakin memudahkan pihaknya melakukan pelayanan publik berbasis teknologi saat ini.

"Kementerian PUPR mau tidak mau harus memberikan layanan yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan bermanfaat," imbuhnya.

Diketahui, Kementerian PUPR menerima penghargaan Manajemen Informasi Arus Mudik 2019 kategori Informatif dan Inovatif yang diberikan oleh tiga instansi negara yakni Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), dan Komisi Informasi Pusat (KIP). Peran aktifnya memberikan informasi seputar informasi arus mudik 2019 sebagai bagian pelayanan informasi kepada masyarakat.

Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2019 lalu, Kementerian PUPR tidak hanya menyiapkan infrastruktur jalan, tetapi juga menyiapkan layanan informasi dan pengaduan yang dapat diakses melalui website, call center 0812-8383-5757, Broadcast WhatsApp, Aplikasi Jalan Kita, pemantauan CCTV, dan aplikasi Sistem Informasi Dini Lalu Lintas (Sindila).

Kementerian PUPR juga menyediakan mobile toilet umum dan fasilitas pendukung lainnya. Terdapat 584 posko mudik yang tersebar di seluruh jalan nasional di Indonesia dengan dilengkapi oleh personel, alat berat, dan material. Sehingga, begitu masyarakat menghubungi call center untuk melaporkan hambatan di jalan nasional, petugas akan menghubungi posko mudik terdekat dan hambatan bisa langsung diselesaikan. (InfoPublik.id)